Allah berfirman Q.S. Al-Qadr:3 yang artinya:"lailatul qadr lebih baik dari seribu bulan". biasanya banyak mubaligh atau khotib kultum yang kemudian mengutip hadist dari imam baihaqi yang meriwayatkan bahwa dulu, ada seorang dari bani israil yang mengangkat senjata selama 1000 bulan lamanya tak pernah putus. kemudian Allah menurunkan kepada umat nabi Muhammad satu malam saja yang nilainya lebih baik daripada 1000 bulan orang bani israil tadi. setelah saya baca haditsnya, ternyata baihaqi sendiri mengatakan bahwa hadist tersebut mursal. sehingga tidak dapat digunakan sebagai dalil, walaupun mungkin saja maknanya benar.
sementara itu, Kyai ghozali bin Hasan Ustadz dalam kitab tafsir Al-Quran wa Sunnatu Sayyidil Anam, ternyata juga menuliskan riwayat tersebut. hanya saja, sampai sekarang saya belum ketemu darimana beliau mendapatkan riwayat tersebut (padahal biasanya beliau selalu memberikan footnote dari hadits-hadist yang dipilih dengan rujukan-rujukan yang sangat mudah bagi pembacanya untuk mencari dari kitab aslinya, silakan dikomparasikan dengan kitab-kitab karangan beliau yang lain, misalkan Al-Islam wal Muslim, At-tijan fi Syu'abil Iman, Al-Imamah,dll-atau mungkin karena saya belum menemukan kitab aslinya ya-yang saya punya terjemahane..hehe)
kemudian yang penting menurut saya, adalah pencuplikan hadist (dari baihaqi juga) yang artinya : (dari anas bin malik. nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : barangsiapa menjaga sholat maghrib dan isya' secara berjamaah hingga selesainya ramadhan, maka sungguh dia akan mendapatkan dari lailatul qadar bagian yang banyak)
dan sudah saya check, hadits tersebut diambil dari kitab syu'abil iman karya imam baihaqi atau majmu' al ahadits karya imam As-Suyuthi dan tidak ada komentar.
selain daripada hadits tersebut, ada satu hadits lain yang bertema sama, hanya saja dua sholat yang harus dijaga berbeda, yakni sholat isya' dan shubuh (komparasikan dengan hadits dari imam baihaqi yang menyebutkan maghrib dan isya').
dari kedua hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa untuk mengejar malam lailatul qadar yang sangat berharga, maka bekal yang dipersiapkan mesti cukup, yakni menjaga sholat kita untuk selalu berjamaah.
hal tersebut kiranya tidaklah terlalu berlebihan. shaum ramadhan sendiri sejak mulanya memang ibadah berjama'ah walaupun dilaksanakan secara mandiri.
any comment?
Jumat, 04 September 2009
Kamis, 04 Juni 2009
perang, unas, prita dan manohara
mbaca judule ketoke gak ada yang asik.isine hanya ngayelke (bahasa indonesia yang pas untuk ngayelke apa ya?). betapa kita hidup di negara yang sistematikane belum jelas.betapa kita sebagai negara belum memiliki kedaulatan yang seutuhnya.
mari kita onceki/kupas satu per satu.
1. perang
dalam salah satu harian lokal di kota solo, ditulis berita bahwa DPR RI menyetujui TNI untuk berperang dengan malaysia. padahal, belum lama diberitakan bahwa anggaran persenjataan di Indonesia masih jauh dari kebutuhan.bahkan, anggaran yang sangat minim tersebut telah memakan banyak korban. lah, kini tiba-tiba TNI disuruh untuk berperang dengan negara tetangga yang secara matematis kita bisa dijajah oleh mereka (walopun secara fakta kita sudah dijajah dengan berita tentang manohara).
2. unas
kalo ini lebih mengenaskan lagi, 30 sekolah di seluruh indonesia yang "kebetulan" ketahuan siswane tidak lulus babar blas diwacanakan untuk ujian ulang. mau kemana pendidikan negara ini dibawa?ketidakjujuran dari para praktisi pendidikan dibalas dengan hadiah untuk mengulangi kesalahan yang hampir sama.bahkan keledai tidak terperosok pada lubang yang sama.
3. prita
hukum di negara kita ternyata masih diperuntukkan bagi para pemodal.seseorang yang berkirim email secara pribadi yang mengeluhkan sebuah institusi, kemudian email tersebut diforward ke beberapa orang,menjadi bumerang bagi pengirim surat.
email adalah sesuatu yang pribadi,dan ternyata bisa digunakan untuk menjebloskan seseorang ke penjara. bagaikan seseorang yang berkirim surat kepada saudaranya, kemudian oleh saudaranya surat tersebut diumumkan kepada publik, maka siapakah yang seharusnya dituntut? ini adalah kesalahan yang pertama.
kemudian yang kedua, pelayanan yang buruk dari suatu lembaga yang dialami oleh seseorang tentu saja adalah hal yang biasa terjadi di dunia yang luas ini dan seharusnya yang terjadi adalah permohonan maaf dari manajemen lembaga yang bersangkutan.tetapi ganjaran bagi prita terlalu berlebihan.semoga kasus ini tidak lagi terulang.
4. manohara
saya kira, ini adalah masalah keluarga, namun karena melibatkan sebuah kerajaan apalagi kerajaan tersebut di negara tetangga yang kebetulan lagi sedang panas-panasnya dengan negara kita, makanya kasusnya mencuat ke permukaan.
any comment?
mari kita onceki/kupas satu per satu.
1. perang
dalam salah satu harian lokal di kota solo, ditulis berita bahwa DPR RI menyetujui TNI untuk berperang dengan malaysia. padahal, belum lama diberitakan bahwa anggaran persenjataan di Indonesia masih jauh dari kebutuhan.bahkan, anggaran yang sangat minim tersebut telah memakan banyak korban. lah, kini tiba-tiba TNI disuruh untuk berperang dengan negara tetangga yang secara matematis kita bisa dijajah oleh mereka (walopun secara fakta kita sudah dijajah dengan berita tentang manohara).
2. unas
kalo ini lebih mengenaskan lagi, 30 sekolah di seluruh indonesia yang "kebetulan" ketahuan siswane tidak lulus babar blas diwacanakan untuk ujian ulang. mau kemana pendidikan negara ini dibawa?ketidakjujuran dari para praktisi pendidikan dibalas dengan hadiah untuk mengulangi kesalahan yang hampir sama.bahkan keledai tidak terperosok pada lubang yang sama.
3. prita
hukum di negara kita ternyata masih diperuntukkan bagi para pemodal.seseorang yang berkirim email secara pribadi yang mengeluhkan sebuah institusi, kemudian email tersebut diforward ke beberapa orang,menjadi bumerang bagi pengirim surat.
email adalah sesuatu yang pribadi,dan ternyata bisa digunakan untuk menjebloskan seseorang ke penjara. bagaikan seseorang yang berkirim surat kepada saudaranya, kemudian oleh saudaranya surat tersebut diumumkan kepada publik, maka siapakah yang seharusnya dituntut? ini adalah kesalahan yang pertama.
kemudian yang kedua, pelayanan yang buruk dari suatu lembaga yang dialami oleh seseorang tentu saja adalah hal yang biasa terjadi di dunia yang luas ini dan seharusnya yang terjadi adalah permohonan maaf dari manajemen lembaga yang bersangkutan.tetapi ganjaran bagi prita terlalu berlebihan.semoga kasus ini tidak lagi terulang.
4. manohara
saya kira, ini adalah masalah keluarga, namun karena melibatkan sebuah kerajaan apalagi kerajaan tersebut di negara tetangga yang kebetulan lagi sedang panas-panasnya dengan negara kita, makanya kasusnya mencuat ke permukaan.
any comment?
Langganan:
Komentar (Atom)